Pria 24 Tahun Serahkan Diri ke Polres Dharmasraya Usai Bunuh Wanita di Kamar Hotel

Oplus_131072

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Sebuah peristiwa tragis menggemparkan warga Kabupaten Dharmasraya. Seorang pria berinisial FR (24) nekat menghabisi nyawa seorang wanita berinisial Z (26) di sebuah kamar hotel. Usai melakukan aksi kejinya, pelaku langsung mendatangi Mapolres Dharmasraya untuk menyerahkan diri pada Senin (13/7/2026) sore.

Berdasarkan data yang dihimpun, terduga pelaku merupakan warga Jorong Aur Duri, Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan.

Sementara itu, korban diketahui berinisial Z (26), seorang wanita asal Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Diduga sebagai kekasihnya

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana melalui Kasat Reskrim, AKP Andri, membenarkan adanya kejadian pembunuhan tersebut. Berdasarkan pengakuan pelaku, peristiwa pidana itu terjadi beberapa jam sebelum tersangka menyerahkan diri ke polisi, yakni sekitar pukul 14.30 WIB.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di salah satu kamar di Hotel Sakato Jaya, Dharmasraya. Di lokasi itulah, pertemuan antara tersangka dan korban berujung pada insiden tragis yang merenggut nyawa korban,” ujar AKP Andri saat memberikan keterangan.

AKP Andri menyampaikan bahwa kronologi kejadian bermula saat tersangka dan korban terlibat cekcok mulut. Diduga karena merasa sakit hati atas perdebatan tersebut, tersangka nekat melakukan tindakan kekerasan. Tersangka mencekik korban hingga jatuh tak sadarkan diri. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menyadari korban sudah tidak bernyawa lagi, tersangka diduga panik. akhirnya memilih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum dengan mendatangi Polres Dharmasraya sore itu juga.

Terkait proses hukum lebih lanjut, AKP Andri menegaskan bahwa saat ini tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian guna menjalani proses penyidikan mendalam.

Pihak Tim Inafis dan Satreskrim Polres Dharmasraya juga tengah melakukan olah TKP guna mengungkap detail serta mengumpulkan barang bukti terkait peristiwa pembunuhan tersebut.

“Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif mendasar yang memicu pertengkaran hebat antara pelaku dan korban tersebut,” kata Andri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *