Matarakyat24.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sekaligus memperkuat ketahanan bangsa di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Hal tersebut mengemuka dalam webinar bertema “Makanan Bergizi Gratis: Membangun Fondasi Pertahanan Negara Melalui Sumber Daya Manusia Unggul” yang digelar pada 18 Juni 2026.
Anggota Komisi I DPR RI, G. Budisatrio Djiwandono, mengatakan bahwa berbagai konflik internasional yang terjadi saat ini menjadi pengingat penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat ketahanan nasional melalui investasi jangka panjang pada kualitas manusia.
Menurutnya, kemajuan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi maupun teknologi, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang akan menjadi penggerak pembangunan di masa depan.
“Generasi muda merupakan aset utama bangsa. Namun, mereka tidak akan mampu berkembang secara optimal apabila kebutuhan dasar seperti gizi dan kesehatan belum terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Budisatrio menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang memadai guna mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kemampuan belajar.
Ia menambahkan bahwa program tersebut merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, hingga pertahanan negara.
Sementara itu, Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Gunalan A.P., M.Si, menyebutkan bahwa kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius.
Menurutnya, bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia hanya akan menjadi keuntungan apabila diiringi dengan peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan gizi masyarakat.
“Pemenuhan gizi yang baik akan menghasilkan generasi yang lebih sehat, lebih siap belajar, dan memiliki produktivitas yang lebih tinggi sehingga mampu memperkuat daya saing bangsa,” katanya.
Gunalan menjelaskan bahwa MBG dirancang sebagai program multisektor yang tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, tetapi juga mendukung kualitas pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta membantu pengentasan kemiskinan.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil II Dekan Fakultas Teknik Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Ir. Yanto, Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menilai pembangunan SDM unggul merupakan fondasi utama dalam memperkuat pertahanan negara.
Ia menegaskan bahwa generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi akan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.
Menurutnya, persoalan stunting dan kekurangan gizi masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara bersama-sama karena berdampak langsung terhadap kualitas generasi penerus bangsa.
Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah diharapkan mampu mempercepat pembangunan SDM unggul yang menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor.***













66B có tính năng “nhắc lịch khuyến mãi” – không bao giờ bỏ lỡ deal hot nhờ thông báo đẩy. TONY06-22