Bone, Matarakyat24.com___ Mantan Ketua Umum HMI KomisariatMatanna Tikka, Muh.Aslam mengecam keras dugaan tindakan penganiayaan yang menimpa salah seorang kadernya yang diduga Di lakukan oleh Ketua DPRD Bone. Peristiwa seperti ini tidak hanya melukai korban secara fisik maupun psikologis, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi, etika kepemimpinan, dan Juga Melukai Seluruh Kader HMI.
Tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, termasuk pejabat publik. Oleh karena itu, saya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut perkara ini secara profesional, transparan, objektif, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Tegas aslam juga selaku Sekum HMI Cabang Bone
Saya juga mengajak seluruh kader HMI untuk tetap mengedepankan sikap intelektual, menjaga persatuan, serta mengawal proses hukum dengan cara-cara yang konstitusional. Jangan biarkan emosi mengalahkan akal sehat. HMI sejak awal berdiri telah mengajarkan perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas.
Apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses hukum yang berlaku, maka pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, proses hukum juga harus menghormati asas praduga tak bersalah hingga ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.
Kami berharap keadilan dapat ditegakkan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum dan memastikan bahwa tidak adalagi tindakan kekerasan terhadap siapa pun, terlebih Penganiayaan yang di lakukan oleh pejabat Publik.
HMI akan selalu berdiri di barisan terdepan dalam memperjuangkan keadilan, kebenaran, dan martabatkemanusiaan.
Yakin Usaha Sampai.












