Matarakyat24.com, Jakarta, 3 Juli 2026 – Transformasi digital dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Merajut Nusantara bertajuk “Optimalisasi Teknologi Digital untuk Pengembangan UMKM Berkelanjutan” yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Jumat (3/7).
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, S.E., M.Ak., menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang berperan besar dalam menggerakkan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar melalui marketplace, media sosial, dan sistem pembayaran digital yang lebih efisien. Namun demikian, transformasi digital juga menuntut pelaku usaha untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Digitalisasi bukan sekadar memanfaatkan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan menghadirkan peluang usaha baru,” ujarnya.
Okta juga mengajak pelaku UMKM agar tidak ragu mempelajari teknologi baru, membangun identitas usaha melalui media sosial, serta memanfaatkan marketplace sebagai strategi memperkuat daya saing produk.
Ia menilai semangat belajar, inovasi, dan adaptasi menjadi modal utama agar UMKM mampu berkembang di tengah persaingan yang semakin kompetitif sekaligus menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya transformasi digital sebagai instrumen pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan melalui penguatan sektor UMKM.***












