MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Memburuknya kualitas udara akibat paparan kabut asap memicu langkah cepat Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya. Guna melindungi anak-anak dari risiko penyakit pernapasan, pemerintah daerah resmi meliburkan kegiatan belajar tatap muka untuk tingkat TK, PAUD, dan Kelompok Belajar (KB) se-Kabupaten Dharmasraya mulai Rabu (26/8/2026) hingga Jumat (29/8/2026).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Resmi Nomor 420.1.2/ Disdik/2026 yang ditandatangani langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, S.STP., M.Si.
Saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Selasa (25/8/2026), Bobby menegaskan bahwa penghentian sementara aktivitas sekolah ini baru diberlakukan khusus untuk kelompok usia dini sembari terus memantau perkembangan cuaca di lapangan.
“Sementara fokus untuk tingkat PAUD dan TK dulu, sembari kita terus melihat perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara,” ujar Bobby.
Selama masa penghentian tatap muka, proses belajar dialihkan penuh ke rumah dengan pendampingan orang tua. Guru diminta memberikan materi bermain edukatif yang fleksibel melalui grup komunikasi sekolah.
Pembelajaran tatap muka dijadwalkan kembali normal pada Senin, 1 September 2026. Namun, opsi perpanjangan libur tetap terbuka jika kondisi kabut asap belum membaik.
Pihak sekolah diminta mengimbau seluruh wali murid agar memastikan anak-anak tidak beraktivitas di luar rumah dan wajib menggunakan masker jika terpaksa keluar ruangan.
Dinas Pendidikan Dharmasraya meminta seluruh kepala sekolah dan guru segera menyebarluaskan informasi ini kepada para orang tua murid agar perlindungan terhadap kesehatan anak dapat berjalan optimal di rumah masing-masing.












