Dugaan Resahkan Warga, Sekelompok Ibu-Ibu di Padang Laweh Dharmasraya Mendatangi Rumah Salah Satu Warga

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Sebuah video yang merekam aksi penolakan sekelompok ibu-ibu terhadap keberadaan salah satu warga di Nagari Sopan Jaya, Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, beredar luas dan menarik perhatian publik pada kamis (27/8/2026).

Dalam rekaman yang beredar, belasan warga mendatangi kediaman seorang warga berinisial S. Perwakilan ibu-ibu tersebut menyampaikan aspirasi secara terbuka agar S beserta keluarganya tidak lagi bermukim di wilayah Kecamatan Padang Laweh. Langkah tegas ini diambil lantaran keberadaan anak dari S diduga kuat memicu keresahan dan kekhawatiran masyarakat terhadap tumbuh kembang remaja sekitar.

Warga mengkhawatirkan perilaku anak S dapat memberi dampak buruk pada lingkungan sosial setempat. Keresahan tersebut makin mencuat setelah beredar kabar terkait dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam pelanggaran norma kesusilaan serta hukum yang berlaku.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (28/8/2026), Wali Nagari Sopan Jaya, St. Riza Rianda, S.TP, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak pemerintah nagari bersama Babinsa dan Kepala Jorong sebelumnya telah melakukan upaya mediasi dan imbauan secara kondusif.

“Kami dari Pemerintah Nagari Sopan Jaya beserta Kepala Korong dan Babinsa sudah empat kali mendatangi rumah tersebut untuk memberikan teguran secara persuasif. Namun, teguran-teguran tersebut tidak diindahkan,” ujar Riza saat dihubungi melalui via WhatsApp.

Riza menambahkan, keresahan warga memuncak karena anak dari warga berinisial S tersebut diketahui baru saja menyelesaikan masa hukuman atas kasus penyalahgunaan narkoba. Selain itu, pihak nagari juga menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas terlarang yang kembali dilakukan.

“Laporan yang kami terima menyebutkan bahwa ia diduga juga menjual barang terlarang kepada anak-anak di lingkungan sekitar,” tambah Riza.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah nagari bersama aparat keamana lokal masih berupaya menyelesaikan permasalahan ini secara kondusif guna menjaga ketertiban serta keamanan masyarakat di Nagari Sopan Jaya. Pihak keluarga S belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *