HMI Komisariat Syariah IAIN Bone Resmi Dilantik Dengan Mengusung Tema Regenrasi Kepeminpinan HMI yang Lebih Progresif.

Bone, Matarakyat24.com — Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone, Andi Miftahul Amri, resmi melantik Khairul Fajrian sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Syariah IAIN Bone dan Widiawati sebagai Ketua Umum Korps HMI-Wati (KOHATI) Komisariat Syariah IAIN Bone periode 2026–2027.

Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung PPK Kabupaten Bone, Senin (3/8/2026), mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan HMI yang Lebih Progresif”. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan sekaligus penguatan kaderisasi di lingkungan HMI Komisariat Syariah IAIN Bone.

Pelantikan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah tokoh daerah. Pemerintah Kabupaten Bone diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan mewakili Wakil Bupati Bone. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, Ketua Komisi IV DPRD Bone A. Muh. Salam Lilo, perwakilan Kejaksaan Negeri Bone, para alumni HMI, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Syariah IAIN Bone, Khairul Fajrian menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan yang telah memberikan dukungan terhadap pelantikan tersebut.

Ia juga memohon doa dan dukungan dari para senior maupun kader HMI agar kepengurusan yang dipimpinnya mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menghadirkan berbagai program yang lebih progresif dibandingkan periode sebelumnya.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh kakanda dan adinda agar kepengurusan ini dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta menghadirkan kontribusi nyata bagi HMI maupun masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum KOHATI Komisariat Syariah IAIN Bone, Widiawati, berharap seluruh jajaran pengurus dapat bekerja secara kolektif dan saling menguatkan selama satu periode kepengurusan.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh ketua, melainkan oleh kekompakan seluruh pengurus dalam mewujudkan tujuan HMI dan KOHATI.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Bone, Andi Miftahul Amri, menegaskan bahwa komisariat merupakan fondasi utama keberlangsungan organisasi HMI.

Ia menyebut bahwa seluruh proses kaderisasi berawal dari komisariat sehingga keberadaannya menjadi jantung perjuangan HMI dalam mencetak kader umat dan kader bangsa.

“Komisariat adalah napas perjuangan HMI sekaligus jantung kaderisasi. Dari sinilah lahir kader-kader yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi maupun kepemimpinan bangsa. Karena itu, penguatan komisariat menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Mifta juga menegaskan bahwa HMI akan terus menjaga posisinya sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan secara adil, demokratis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai perjuangan HMI.

Pada kesempatan yang sama, alumni Komisariat Syariah IAIN Bone, Aly Arsandi, menyampaikan selayang pandang mengenai perjalanan komisariat tersebut. Ia menjelaskan bahwa Komisariat Syariah merupakan salah satu komisariat yang relatif muda di lingkungan HMI Cabang Bone.

Meski demikian, menurutnya, komisariat tersebut mampu menunjukkan perkembangan yang positif berkat semangat kaderisasi, soliditas pengurus, serta bimbingan para senior yang terus mengawal proses pembinaan kader.

Mewakili Wakil Bupati Bone, Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan dalam sambutannya menyampaikan bahwa HMI telah melahirkan banyak tokoh nasional yang berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, akademisi, dunia usaha, hingga kalangan ulama.

Ia berharap HMI tetap menjadi organisasi mahasiswa Islam yang terus melahirkan kader-kader berkualitas, memperkuat budaya literasi, serta menghadirkan gagasan-gagasan yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Bangsa yang besar bukan dibangun oleh mereka yang hanya pandai berbicara, tetapi oleh mereka yang mampu melahirkan pemikiran, karya, dan solusi bagi masyarakat,” tuturnya.

Sambutan penutup disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan. Dalam kesempatan tersebut, ia berbagi pengalaman semasa menjadi peserta Basic Training (LK I) HMI di Komisariat 45 HMI Cabang Makassar.

Ia mengajak seluruh kader HMI agar memanfaatkan proses perkaderan sebagai ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan integritas yang akan memberikan manfaat pada masa depan.

“Segala proses yang dijalani hari ini akan memberikan dampak di masa yang akan datang. Selama dijalankan dengan keikhlasan dan kesungguhan, setiap pengalaman dalam HMI akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *