Siasati Keterbatasan APBD, Pemkab Dharmasraya Himpun Rp31,55 Miliar dari CSR untuk Bangun Jalan

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan meningkatnya kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani menerapkan skema pembiayaan inovatif (innovative financing) melalui pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Dharmasraya berhasil menghimpun komitmen pembangunan infrastruktur senilai Rp31,55 miliar sepanjang tahun 2026.

Skema pembiayaan inovatif tersebut menjadi strategi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk mempercepat pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah memanfaatkan potensi kolaborasi dengan perusahaan yang beroperasi di daerah agar pembangunan infrastruktur dasar tetap berjalan meskipun ruang fiskal daerah terbatas.

Komitmen pembangunan melalui program CSR tersebut diwujudkan dalam pembangunan dan rehabilitasi sembilan ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan Jalan Ruas Pinang Makmur–PT Bina sepanjang 1,5 kilometer senilai Rp2,79 miliar, peningkatan Jalan Ruas Batu Kangkung–Lubuk Besar sepanjang 1,7 kilometer senilai Rp2,64 miliar, serta peningkatan Jalan Ruas Abai Siat–Batas Solok Selatan/Koto Gadang sepanjang 6 kilometer senilai Rp18 miliar yang didukung oleh enam perusahaan.

Program tersebut juga mencakup rehabilitasi Jalan Ruas Simpang Lintas Sport Center–Simpang SMKN 1 Koto Padang sepanjang 500 meter senilai Rp1,5 miliar, pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya sepanjang 1,3 kilometer senilai Rp1,5 miliar, serta rehabilitasi Jalan Ruas Simpang Lintas Sungai Dareh–Sungai Kilangan sepanjang 1,7 kilometer senilai Rp620 juta.

Selain itu, dilakukan peningkatan Jalan Ruas Piruko Barat–Padang Tarok sepanjang 1 kilometer senilai Rp3 miliar, peningkatan Jalan Ruas Sinamar–Sungai Limau senilai Rp500 juta, serta rehabilitasi Jalan Ruas Wonotiung–Koto Salak sepanjang 670 meter senilai Rp1 miliar.

Terbaru, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama enam perusahaan kembali menyepakati kerja sama pembangunan infrastruktur melalui program CSR dengan nilai sekitar Rp6,6 miliar.

Kesepakatan tersebut melibatkan PT Hamparan Kemilau Indah, PT Damasraya Sawit Lestari, PT Dharmasraya Lestarindo, PT Sumbar Andalas Kencana, PT Andalas Wahana Berjaya, PT. X Dareh serta satu perusahaan mitra lainnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya.

Kerja sama terbaru tersebut meliputi peningkatan Jalan Piruko Barat–Padang Tarok, peningkatan Jalan Bukik Bajang–Padang Tarok, pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya, serta rehabilitasi jalan menuju Sport Center Dharmasraya dan SMK Negeri 1 Koto Padang.

Bupati Annisa Suci Ramadhani mengatakan pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan APBD, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut menghadirkan terobosan melalui skema pembiayaan inovatif dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang tersedia.

Menurut Bupati, program CSR merupakan salah satu instrumen pembiayaan alternatif yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

“Kami tidak ingin keterbatasan fiskal menjadi alasan tertundanya pembangunan. Karena itu, kami membangun kolaborasi dengan dunia usaha melalui skema pembiayaan inovatif agar kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat tetap dapat dipenuhi,” ujar Annisa.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan dunia usaha terus berkembang sehingga semakin banyak pembangunan yang dapat diwujudkan melalui program CSR. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bentuk gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dharmasraya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *