Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa: Wabup Leli Arni Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dharmasraya

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, S.Pd., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Kamis (1/10/2026) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, ASN, personel TNI-Polri, siswa, mahasiswa, serta peserta upacara lainnya.

Dalam upacara tersebut, Iptu Muhammad Isa, S.H., yang menjabat sebagai Kapolsek Pulau Punjung, dipercaya sebagai Perwira Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Iptu Aksa Candra, S.Tr.K., Kanit Regident Satlantas Polres Dharmasraya.

Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Suasana khidmat semakin terasa dengan penampilan Marching Band Bahana Suara Siswa SMPN 3 Pulau Punjung dan Paduan Suara PGRI Pulau Punjung.

Pembacaan doa disampaikan oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya. Sementara itu, personel kepolisian turut mendukung kelancaran pelaksanaan upacara melalui jajaran Danki.

Wakil Bupati Leli Arni menegaskan bahwa Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami dan diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah serta dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh aparatur dan masyarakat untuk terus menjaga ideologi Pancasila, memperkokoh kebersamaan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Setelah upacara berakhir, para pegawai kembali melaksanakan tugas kedinasan masing-masing, sementara para pelajar melanjutkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *