PADANG PANJANG Matarakyat24.com– Pertemuan rutin selama dua hari, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Sumatera Barat menggelar rangkaian kegiatan, Jumat, 23 sampai 24/10/2026, di Kota Padang Panjang
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara anggota, tetapi juga diisi dengan edukasi keterampilan membatik sebagai upaya mengenal sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia.
Pada rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Rumah Batik Canting Buana Kreatif yang berlokasi di Gang Manunggal, Jalan Bandes II, RT 10, Kelurahan Silaing Bawah Padang Panjang yang diikuti langsung oleh Ketua PIPAS Daerah Sumatera Barat, Ny. Evi Kusdiani Kunrat. Bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Ny. Dewi Nofyenti Novri, serta perwakilan anggota PIPAS dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan se-Sumatera Barat.
Kunjungan ini para anggota PIPAS mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses pembuatan batik, mulai dari pembuatan pola, penggunaan canting untuk mengaplikasikan pada kain, hingga tahapan pewarnaan. Pemilik sekaligus pimpinan Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, S.Sn., M.Sn., memandu anggota PIPAS hingga memberikan penjelasan dan pendampingan kepada peserta selama proses membatik berlangsung.
Para peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh minat, sekaligus mencoba secara langsung keterampilan membatik yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.
Ny. Evi Kusdiani Kunrat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kebersamaan antaranggota sekaligus menambah wawasan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat dapat memperoleh pengalaman baru sekaligus ikut mendukung pelestarian budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia. Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu menunjang perekonomian keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Widdiyanti beserta tim Canting Buana Kreatif yang telah berbagi pengetahuan dan memberikan pengalaman berharga kepada seluruh peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Widdiyanti beserta tim Canting Buana Kreatif yang telah memberikan ilmu dan pengalaman berharga kepada anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat. Semoga silaturahmi dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ny. Dewi Nofyenti Novri, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Rutan Padang Panjang sebagai tuan rumah kegiatan pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat.
Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi momentum positif untuk mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota PIPAS dari berbagai satuan kerja, sekaligus memperkenalkan potensi lokal Kota Padang Panjang kepada para peserta.
Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari dapat berjalan lancar dan sukses serta memberikan manfaat bagi seluruh anggota yang hadir.
Di sisi lain, pemilik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, mengaku senang dapat berbagi ilmu dan pengalaman mengenai proses membatik kepada anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat. Baginya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kerajinan batik lokal sekaligus menumbuhkan minat masyarakat terhadap seni membatik.
“Kami senang dapat berbagi ilmu dan memperkenalkan proses membatik kepada anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap batik lokal dan budaya daerah,” ungkap Widdiyanti.
Melalui kegiatan ini, PIPAS Daerah Sumatera Barat diharapkan tidak hanya semakin solid dalam membangun kebersamaan dan silaturahmi, tetapi juga mampu mendorong pengembangan keterampilan kreatif yang bernilai ekonomi. Kunjungan ke Canting Buana Kreatif menjadi salah satu wujud nyata dukungan terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus pemberdayaan perempuan melalui kegiatan produktif.
Rangkaian pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat di Kota Padang Panjang ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta serta memperkuat sinergi dan kekeluargaan antaranggota PIPAS di lingkungan pemasyarakatan Sumatera Barat. (HERI)












