MATARAKYAT24, DHARMASRAYA – Atmosfer panas Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 Zona 1 yang mempertemukan kesebelasan Nagari Lubuk Karak kontra Nagari Bana di Lapangan Sedasi, Minggu (21/6/2026), mendadak hening. Ketegangan yang tadinya berfokus pada perebutan bola, seketika berubah menjadi momen haru yang memukau ribuan penonton.
Saat laga babak kedua tengah berjalan sengit dengan intensitas serangan yang memuncak, sebuah insiden tak terduga terjadi. Seorang anak kecil tiba-tiba berlari kencang memasuki area tengah lapangan, tepat di jalur laju para pemain yang sedang beradu cepat.
Teriakan histeris penonton pecah. Menyadari bahaya yang mengancam keselamatan sang anak di tengah kerumunan pemain, wasit segera meniup peluit panjang, menghentikan laga secara paksa.
Dalam hitungan detik, Serma A. Naibaho, Babinsa Sungai Kambut yang sedang bertugas menjaga keamanan pertandingan, bergerak lebih cepat, Tanpa keraguan sedikit pun, ia berlari ke tengah lapangan, menjemput sang anak, dan merangkulnya dengan penuh kasih sayang.
Pemandangan yang tersaji kemudian sukses menyentuh hati para penonton. Di balik seragam loreng yang gagah dan postur tegap khas prajurit TNI, Serma Naibaho menunjukkan sisi lembutnya.
Dengan tutur kata yang hangat dan tenang, ia menenangkan sang anak, lalu menggendongnya keluar dari zona berbahaya menuju sisi lapangan dengan sangat lembut.
Aksi humanis yang ditunjukkan Serma Naibaho sontak menuai pujian dari tribun penonton.
“Luar biasa, ini adalah cerminan TNI yang sesungguhnya. Tidak hanya menjaga keamanan pertandingan, tapi juga menunjukkan kasih sayang sebagai pelindung rakyat, terutama kepada anak-anak kita,” ujar salah satu penonton yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Momen ini menjadi pengingat bahwa di balik ketegasan seorang prajurit saat bertugas, terdapat hati yang tulus. Aksi Serma A. Naibaho bukan sekadar menjalankan tupoksi pengamanan,
namun lebih dari itu ia menjadi teladan bahwa sosok pelindung rakyat selalu hadir memberikan rasa aman di setiap sudut kehidupan, bahkan di tengah riuhnya lapangan hijau sekalipun.












