BATANG, 17 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro di Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, menyusun dua produk informasi spasial berupa Peta Potensi Desa Pasekaran dan Peta Tata Guna Lahan Desa Pasekaran. Kegiatan ini dilakukan oleh Revansa Athaya Putra dari bidang Oseanografi dan Alma Isa Prakoso dari bidang Teknik Geologi melalui pengumpulan, pengolahan, dan pemetaan data spasial untuk menyediakan media informasi mengenai potensi serta kondisi pemanfaatan ruang di wilayah desa.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Pemerintah Desa Pasekaran terhadap informasi spasial yang dapat memberikan gambaran kondisi wilayah secara lebih menyeluruh. Informasi mengenai potensi desa dan penggunaan lahan sebelumnya masih tersebar dalam berbagai sumber sehingga diperlukan media informasi yang dapat menyajikan data tersebut secara lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Dalam program Pembuatan Peta Potensi Desa Pasekaran sebagai Media Informasi Wilayah, Revansa Athaya Putra melakukan pengumpulan, pengolahan, dan pemetaan berbagai informasi potensi desa menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang dipetakan mencakup persebaran UMKM, fasilitas umum, badan air, serta berbagai potensi wilayah lainnya.
“Melalui pembuatan peta ini, saya ingin membantu menyediakan informasi mengenai potensi dan kondisi wilayah Desa Pasekaran dalam satu media yang lebih mudah dipahami. Dengan adanya peta ini, pemerintah desa dan masyarakat dapat melihat persebaran potensi wilayah secara lebih jelas,” ujar Revansa Athaya Putra.
Penyusunan Peta Potensi Desa diawali dengan pengumpulan data dari pemerintah desa dan hasil pendataan lapangan. Informasi yang diperoleh kemudian diverifikasi dengan kondisi wilayah sebelum diolah menggunakan SIG. Data tersebut selanjutnya divisualisasikan dalam bentuk peta agar berbagai potensi Desa Pasekaran dapat ditampilkan secara spasial.
Sementara itu, mahasiswa KKN dari bidang Teknik Geologi, Alma Isa Prakoso, menyusun Peta Tata Guna Lahan Desa Pasekaran. Program ini dilakukan untuk menyediakan informasi mengenai pemanfaatan ruang berdasarkan data spasial dan hasil survei lapangan.
Penyusunan peta tata guna lahan dilatarbelakangi oleh kebutuhan informasi mengenai persebaran penggunaan lahan di Desa Pasekaran. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemerintah desa, informasi mengenai penggunaan lahan belum tersedia dalam bentuk peta yang dapat memberikan gambaran kondisi wilayah secara menyeluruh.
“Melalui program ini, saya ingin membantu menyediakan informasi mengenai bagaimana lahan di Desa Pasekaran dimanfaatkan. Informasi tersebut kemudian saya tuangkan dalam bentuk peta agar persebaran penggunaan lahan dapat dilihat secara lebih jelas dan mudah dipahami,” ujar Alma Isa Prakoso.
Penyusunan Peta Tata Guna Lahan dilakukan melalui pengumpulan data penggunaan lahan, survei lapangan, serta verifikasi kondisi wilayah. Data tersebut kemudian diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan disajikan dengan memperhatikan kaidah kartografi. Informasi yang ditampilkan meliputi kawasan permukiman, pertanian, perkebunan, fasilitas umum, badan air, serta penggunaan lahan lainnya.
Kedua produk pemetaan tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi. Peta Potensi Desa memberikan informasi mengenai persebaran potensi dan fasilitas yang terdapat di Desa Pasekaran, sedangkan Peta Tata Guna Lahan memberikan gambaran mengenai bagaimana ruang dan lahan di wilayah desa dimanfaatkan.

“Sebagai mahasiswa Teknik Geologi, saya mencoba menerapkan kemampuan pemetaan dan pengolahan data spasial yang saya pelajari untuk kebutuhan desa. Harapannya, peta ini dapat menjadi media informasi yang membantu pemerintah desa melihat kondisi pemanfaatan lahannya secara lebih menyeluruh,” lanjut Alma.
Penggunaan SIG dalam kedua kegiatan memungkinkan informasi mengenai kondisi wilayah Desa Pasekaran disajikan dalam bentuk yang lebih sistematis. Data spasial yang telah diolah tidak hanya berfungsi sebagai visualisasi, tetapi juga dapat menjadi informasi pendukung bagi pemerintah desa dalam memahami karakteristik wilayah dan potensi yang dimiliki.
Output dari rangkaian kegiatan ini berupa Peta Potensi Desa Pasekaran dan Peta Tata Guna Lahan Desa Pasekaran dalam bentuk cetak dan digital. Kedua peta tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media informasi bagi Pemerintah Desa Pasekaran dan masyarakat serta menjadi dokumentasi spasial mengenai kondisi wilayah desa.
Keberadaan kedua peta diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Pasekaran memperoleh gambaran mengenai persebaran potensi dan pemanfaatan ruang secara lebih terstruktur. Informasi tersebut juga dapat menjadi data awal yang mendukung perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan wilayah desa.
Program ini menjadi bentuk penerapan keilmuan mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam pemanfaatan data spasial untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat. Melalui pemetaan, informasi mengenai potensi dan kondisi wilayah yang sebelumnya tersebar dapat disajikan dalam media yang lebih mudah dibaca dan dimanfaatkan.
Ke depan, kedua peta diharapkan dapat diperbarui secara berkala apabila terdapat perubahan penggunaan lahan, fasilitas, maupun penambahan potensi baru di Desa Pasekaran. Dengan demikian, produk pemetaan tersebut dapat tetap relevan dan digunakan sebagai salah satu media informasi dalam mendukung Pemerintah Desa Pasekaran mengenali serta mengembangkan potensi wilayahnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Muhamad Nafi Uz Zaman, S.H., M.H.
Narasumber: Revansa Athaya Putra dan Alma Isa Prakoso
Penulis/Reporter: Revansa Athaya Putra dan Alma Isa Prakoso
Fotografer: Tim PDD KKN Desa Pasekaran
Kontak Media/Humas Kelompok: @kknundipdesapasekaran












