MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Gelak tawa anak-anak yang berpacu melahap kerupuk di bawah terik matahari siang perlahan berganti menjadi rasa haru yang membuncah ketika malam mulai melingkupi Jorong Pasar Lama, Kenagarian IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Pada Senin (17/8/2026), pemuda dan masyarakat setempat menyatu dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia—sebuah momen sederhana yang sarat akan makna kekeluargaan, kerinduan, dan rasa cinta tanah air.
Kemeriahan telah membuncah sejak siang hari. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton memecah suasana saat lima batang pinang berdiri megah menantang para peserta. Dua batang pinang diperuntukkan bagi kelompok dewasa, sementara tiga lainnya menjadi arena perjuangan anak-anak. Gelak tawa kian pecah lewat deretan perlombaan rakyat khas kemerdekaan, seperti pacu karung, makan kerupuk, hingga goyang balon yang menyatukan kepolosan anak-anak dan kehangatan para orang tua.
Namun, kejutan sebenarnya baru terasa saat malam merambat turun.
Sinar lampu panggung menerangi tiga tarian memukau dari anak-anak Jorong Pasar Lama yang tampil percaya diri. Suasana berubah khidmat dan mengharukan saat prosesi pemotongan kue ulang tahun RI ke-81 berlangsung, sebelum akhirnya dimeriahkan oleh tradisi Dendang Kim yang dinanti-nanti warga.
“Kegiatan dimulai dari siang dengan perlombaan hiburan menarik, dilanjutkan malam hari dengan tiga tampilan tari dari anak-anak, pemotongan kue ke-81, dan ditutup dengan Dendang Kim,” tutur Kepala Korong Pasar Lama, Dedi Stendi, dengan raut wajah bangga.
Di balik suksesnya acara, ada perjuangan dan ketulusan para pemuda. Ketua Pemuda Pasar Lama, Andi Wardes, dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat.
“Ribuan terima kasih kami ucapkan kepada seluruh warga, pemuda, dan para donatur yang telah memberikan dukungan luar biasa hingga acara ini berjalan lancar. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan atau kekurangan selama kami menjalankan amanah ini,” ungkap Andi tulus.
Kekompakan yang ditunjukkan masyarakat Pasar Lama menuai pujian hangat dari Anggota DPRD Dharmasraya, Pasdisata Dt. Kabilangan Labiah. Ia menyebut semangat pemuda Pasar Lama sebagai benteng pertahanan budaya di tengah gempuran modernisasi.
“Pemuda Jorong Pasar Lama selalu kompak dan aktif dalam berbagai kegiatan positif. Di tengah kemajuan zaman, tradisi kekompakan ini masih terawat dengan sangat baik. Tolong selalu jaga dan rawat hal ini,” pesan Pasdisata.
Apresiasi senada disampaikan Sekretaris Pemuda Nagari IV Koto Pulau Punjung, Safrimas, yang menegaskan bahwa keaktifan pemuda Jorong Pasar Lama patut dijadikan role model atau contoh teladan bagi jorong-jorong lainnya di Nagari IV Koto Pulau Punjung.
Puncak emosional acara tercipta ketika tokoh pemuda setempat, Rifdal Fadli, menyampaikan orasinya di sela-sela riuhnya Dendang Kim. Ia mengingatkan kembali akar historis Pasar Lama yang tak akan pernah pudar oleh waktu maupun jarak.
“Pasar Lama ini penuh dengan kenangan dan sejarah terindah. Walaupun ada pemuda dan masyarakat yang mungkin sudah tidak tinggal menetap di sini, hati kita tetap sama: bagaimana kita bersama-sama terus menghidupkan Pasar Lama dengan kegiatan positif agar tempat ini selalu tumbuh dan berkembang,” ujar Rifdal yang disambut haru para hadirin.
Perayaan HUT RI ke-81 di Jorong Pasar Lama malam itu tak sekadar menjadi panggung hiburan, melainkan bukti nyata bahwa kemerdekaan sejati ada pada rasa persatuan, keikhlasan untuk berbuat, dan merawat kenangan bersama.
Turut hadir dalam momen bersejarah tersebut Aris Tuanku Sati Rajo Pulau Punjung, Anggota DPRD Dharmasraya Pasdisata Dt. Kabilangan Labiah, Wali Nagari David Iskan, Sekretaris Pemuda Nagari Safrimas, tokoh pemuda Anto Koramil, yang melebur jadi satu bersama masyarakat hingga akhir acara.










