MATARAKYAT24, DHARMASRAYA – Dugaan aksi penipuan dan pencurian bermodus penjualan produk kesehatan door to door di Nagari Panyubarangan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, akhirnya berujung damai. Sekelompok penjual produk kesehatan tersebut sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan mengembalikan seluruh uang milik warga.
Sebelumnya, suasana tenang di Nagari Panyubarangan sempat gempar pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kehebohan bermula saat sekelompok orang mendatangi rumah-rumah warga terutama lansia untuk menawarkan produk kesehatan dengan mengatasnamakan instansi resmi. Laporan dari warga kemudian diteruskan oleh bidan desa setempat kepada Wali Nagari Panyubarangan, Bakhri.
Mendapat laporan tersebut, Wali Nagari bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemuda setempat bergerak cepat mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah warga guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Kanit Reskrim Polsek Sitiung, Ipda Rion Saputra, membenarkan bahwa pihak kepolisian sempat mengamankan para pelaku untuk meredam potensi aksi main hakim sendiri dari massa. Namun, setelah dilakukan proses mediasi yang disaksikan oleh perangkat nagari dan aparat kepolisian, kedua belah pihak sepakat menempuh jalan damai.
Wali Nagari Panyubarangan, Bakhri, menyampaikan bahwa seluruh uang pembayaran produk kesehatan milik warga telah dikembalikan secara utuh 100 persen.
“Seluruh uang pembayaran produk kesehatan dari warga yang telah membeli dikembalikan utuh 100% kepada masing-masing korban, dan warga sudah tidak mempermasalahkannya,” terang Bakhri saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Selain uang pembelian produk, uang tunai sebesar Rp4 juta milik salah satu warga yang sempat terambil juga telah diserahkan kembali secara utuh kepada pemiliknya.
Di hadapan warga dan petugas, para pelaku mengakui kekhilafan serta kelalaian mereka dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Nagari Panyubarangan.
Atas kejadian ini, Bakhri mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya, khususnya warga Nagari Panyubarangan, untuk selalu waspada terhadap tamu asing maupun penawaran barang yang mencurigakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan modus penawaran seperti ini. Jadikan kejadian ini sebagai pembelajaran bersama,” pungkasnya.












