PADANG PANJANG,Matarakyat24.com– Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026. Atlet panjat tebing Kota Padang Panjang tampil dominan yang berlangsung di Kampus UIN Imam Bonjol Padang berlangsung, 21 sampai 24 Juni 2026.
Cabang olahraga panjat tebing nomor Speed dan Lead, semua atlet Padang Panjang berhasil masuk babak final. Para pemanjat kota Serambi Mekah itu adalah Muhammad Reyfan siswa SMK 2 Padang Panjang, Nayla siswi Man 1 Padang Panjang, Azka Zahwan Al Fajri siswa SMP 2 Padang Panjang dan Layla Rahmadeni siswi SMP 1 Padang Panjang.
Dani Novia Rialdi, M. Hum, Pelatih sekaligus ujung tombak Organisasi FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia) Kota Padang Panjang menyampaikan lewat via telepon kamis malam, 25 Juni 2026 kepada awak media. Pada tingkat SMA, atlet dari SMK 2 Padang Panjang, Reyfan tampil gemilang dengan meraih dua medali dari nomor Lead dan Speed.
Lanjutnya, Reyfan mendapatkan medali perak di kategori Speed Klasik dan medali perunggu di kategori Lead.
Selain itu, Reyfan juga mendapatkan medali perak dari kombinasi Speed dan Lead. Sehingga Reyfan mendapatkan tiga medali (2 medali perak dan 1 perunggu).
Prestasi tersebut turut diikuti atlet tingkat SMP. Azka, atlet dari SMPN 2 Padang Panjang, sukses menyabet tiga medali. Pada nomor Lead Azka meraih medali Perunggu, pada nomor Speed Azka mendapatkan medali Perak serta kombinasi dua kategori Lead dan Speed Azka dapat medali perunggu. Azka dari SMP 2 Padang Panjang menyumbangkan satu medali perak dan dua medali perunggu.
Atlet putri SMP 1 Padang Panjang, Layla Rahmadeni juga tampil prima. Layla meraih dua perunggu di kategori Lead dan kombinasi Speed Lead.
Sementara itu, guru Olahraga SMP 1 Padang Panjang Fikri Aulia Mertin mengungkapkan, rasa bangga atas prestasi yang diraih para atlet. “Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga bukti nyata bahwa budaya dan semangat olahraga sangat kuat di kalangan pelajar kita, kami berharap Layla sebagai inspirasi bagi teman-teman dan generasi penerus,” tuturnya.
Fikri kolaborasi dengan Coach Dani untuk kerja keras melatih Layla pada sepuluh hari manjelang O2SN tingkat kota hingga sampai juara di provinsi hingga akhirnya perjuangan sangatlah membanggakan Padang Panjang.
Harapannya Dani, Pemerintah Kota Padang Panjang secara konsisten menunjukkan perhatian besar terhadap dunia olahraga. “Dukungan ini diwujudkan melalui kebijakan meningkatkan kesejahteraan bagi para atlet, serta dukungan penuh untuk para pelatih dan pelaku olahraga agar mereka dapat berprestasi secara maksimal, ” harapnya.
Secara keseluruhan, kontingen panjat tebing Kota Padang Panjang berhasil mengoleksi delapan medali. Tiga medali perak dan lima medali perunggu. Hasil ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet usia dini yang dilakukan sekolah, pelatih, serta berbagai pihak terkait di Kota Padang Panjang. (HERI)












