Ketum PB PII Kevin Prayoga Serukan Persatuan Kader di Hari Raya Idul Fitri 1447 H

matarakyat24.com, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Kevin Prayoga mengajak seluruh kader PII se-nasional untuk bersatu dalam barisan yang kokoh, serta memiliki kesadaran dan keinsafan untuk saling memaafkan satu sama lain.

“Kita bersyukur dapat menuntaskan Ramadan 1447 H ini hingga akhir. Mari kita saling bermaaf-maafan atas salah dan khilaf yang telah kita perbuat, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Teruntuk para kader PII di mana pun berada, saya mengajak agar kita bersatu dalam barisan yang tertib, sehingga menjadi satu bangunan yang kokoh dan tidak tergoyahkan,” jelasnya saat diwawancarai pada Sabtu (21/03).

Dalam suasana kemenangan Idul Fitri yang sarat makna persaudaraan dan persatuan, ia menegaskan pentingnya memperkokoh ukhuwah di tengah keberagaman kader.

“Kita tidak boleh membiarkan perbedaan menjadi celah yang melemahkan ukhuwah kita. Justru dari keberagaman latar belakang kader PII, kita bangun kekuatan besar yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan semangat kebangsaan. Inilah saatnya kita meneguhkan kembali komitmen perjuangan sebagai pelajar Islam yang bertanggung jawab terhadap umat dan bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum Idul Fitri harus dijadikan sebagai titik balik untuk memperkuat integritas, disiplin, serta militansi kader dalam menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat. “Kader PII harus hadir sebagai pelopor kebaikan, menjadi teladan dalam akhlak, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan kecerdasan intelektual dan spiritual yang seimbang,” lanjutnya.

Kevin juga mengingatkan bahwa persatuan kader bukan hanya slogan, melainkan harus diwujudkan dalam kerja nyata yang terorganisir dan berkelanjutan. “Mari kita rapatkan barisan, satukan langkah, dan perkuat sinergi dalam setiap lini perjuangan. Allah SWT berfirman, ‘Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai’ (QS. Ali Imran: 103). Dengan persatuan yang kokoh, insyaAllah PII akan terus menjadi garda terdepan dalam membangun peradaban yang berlandaskan Islam dan keindonesiaan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *