Matarakyat24, Dharmasraya –Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Lomba Perpustakaan Desa/Nagari Terbaik tingkat kabupaten tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya literasi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat nagari.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dharmasraya, M. Syukri, mengatakan lomba ini diarahkan untuk mendorong perpustakaan nagari lebih aktif dan berdampak bagi masyarakat.
โKegiatan ini kami arahkan sebagai langkah konkret memperkuat kualitas sumber daya manusia di Dharmasraya. Ini sejalan dengan visi Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wabup Leli Arni, yang menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah,โ ujarnya, di Pulau Punjung, Selasa (5/05/2026)
Menurutnya, perpustakaan nagari diharapkan berkembang menjadi ruang belajar masyarakat yang terbuka dan relevan dengan kebutuhan zaman.
โPerpustakaan harus menjadi ruang belajar masyarakatโtempat anak-anak, pelajar, hingga kelompok produktif mendapatkan akses pengetahuan dan keterampilan. Karena itu, yang kita dorong bukan hanya kelengkapan fasilitas, tetapi juga program yang hidup dan berdampak,โ tambahnya.
Lomba ini terbuka bagi perpustakaan desa/nagari yang telah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) serta telah menyelenggarakan layanan minimal tiga tahun.
Peserta juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran dan instrumen penilaian yang telah disiapkan panitia.
Pendaftaran dan pengisian instrumen dibuka mulai 23 April hingga 22 Mei 2026 melalui platform digital yang dapat diakses melalui tautan resmi maupun QR Code yang disediakan panitia.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp18 juta. Juara I akan menerima Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, dan Juara III Rp3 juta. Selain itu, terdapat kategori Harapan I hingga III dengan total hadiah jutaan rupiah, serta trofi dan piagam penghargaan.
Melalui lomba ini, pemerintah daerah berharap perpustakaan nagari semakin inovatif, mampu menjangkau masyarakat secara luas, serta menjadi bagian penting dalam meningkatkan minat baca dan budaya literasi di Dharmasraya.












