Pasar Pulau Punjung Geger! Seorang Ibu Histeris Kehilangan Rp10 Juta di Hari Balai

Korban berbaju Oren, melaporkan kejadian di pos pengamanan Pasar

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Suasana riuh di Pasar Pulau Punjung, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya mendadak berubah gempar pada Minggu (26/7/2026). Seorang ibu rumah tangga yang tengah berbelanja mendadak menangis histeris di tengah kerumunan setelah mendapati uang tunai puluhan juta rupiah miliknya lenyap tak berbekas.

Peristiwa ini terjadi tepat saat “Hari Balai/hari pasar mingguan yang selalu dipadati oleh ratusan pengunjung dan pedagang dari berbagai daerah.

Berdasarkan keterangan Pengurus Pasar Pulau Punjung, Dedet Candra, korban merupakan seorang warga asal Nias. Dari pengakuan korban kepada pengurus pasar, ia awalnya membawa uang tunai total sebesar Rp15 juta yang disimpan rapi di dalam tasnya untuk keperluan belanja.

Namun, kepanikan pecah saat korban hendak membayar barang belanjaannya.

“Saat mau membayar belanjaan, korban mendapati dompetnya sudah dalam kondisi terbuka. Ketika diperiksa, dari total Rp15 juta yang dibawa, tersisa Rp5 juta. Sementara Rp10 juta sisanya sudah raib,” ujar Dedet Candra saat dikonfirmasi

Uniknya, kondisi tas maupun dompet korban tidak mengalami kerusakan atau robek sama sekali, melainkan hanya berada dalam keadaan terbuka. Hal ini menguatkan dugaan bahwa pelaku beraksi sangat rapi dan memanfaatkan kelengaian korban di tengah lautan pengunjung hari balai.

Menanggapi insiden ini, pihak pengurus Pasar Pulau Punjung langsung bergerak cepat menenangkan korban dan mengamankan situasi. Dedet Candra menegaskan agar seluruh masyarakat lebih memperketat kewaspadaan saat berada di area keramaian.

Dihimbau bagi pengunjung: untuk selalu menjaga barang bawaan berharga, mengancingkan tas dengan rapat, dan meletakkannya di posisi depan tubuh. Hindari membawa uang tunai dalam jumlah yang terlalu besar jika tidak sangat mendesak.

Bagi Pedagang: Diharapkan ikut memperhatikan gerak-gerik mencurigakan di sekitar lapak dagangan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi kejahatan yang dapat memanfaatkan kelalaian di tengah padatnya aktivitas pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *