MATARAKYAT24, DHARMASRAYA –Keberadaan Nagari Siguntur sebagai salah satu Nagari Tuo di Kabupaten Dharmasraya memegang peranan sentral dalam panggung sejarah peradaban Minangkabau. Berangkat dari kesadaran mendalam akan riwayat panjang tersebut, Pemerintah Nagari Siguntur mengukir sejarah baru dengan menelusuri secara ilmiah dan mendalam asal-usul terbentuknya tata pemerintahan mereka.
Langkah strategis dimulai pada tahun 2025 lalu saat Wali Nagari Siguntur membentuk Tim Pencari Fakta yang diketuai oleh Ketua KAN Nagari Siguntur, Abdullah Datuak Gadang. Tim ini bekerja ekstra keras menelusuri berbagai litatur, membedah buku-buku sejarah, mengunjungi sumber-sumber otentik, hingga menggali keterangan mendalam dari para tokoh senior serta mantan Wali Nagari terdahulu. Fase peralihan dari era Pemerintahan Desa kembali ke Pemerintahan Nagari pun tak luput dari analisis tajam tim sebelum akhirnya dirumuskan ke dalam Forum Musyawarah Nagari.
Puncaknya, pada Musyawarah Nagari tanggal 5 Januari 2026, Tim Pencari Fakta secara resmi memaparkan hasil penelitiannya. Berdasarkan Berita Acara Nomor: 001/BA-WNS/2026, ditetapkannya tanggal 5 Agustus 1927 sebagai tonggak awal berdirinya Pemerintahan Nagari Siguntur.
Tepat pada Rabu (05/08/2026), sejarah baru tercipta. Untuk pertama kalinya sepanjang berdiri, Hari Jadi Nagari Siguntur diperingati secara resmi pada usianya yang ke-99 tahun. Peringatan megah dan sakral ini dipusatkan di Rumah Gadang Kerajaan Siguntur, diawali dengan Sidang Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua Bamus Nagari Siguntur, Sutan Henri Tuanku Bagindo Ratu.
Dalam pidatonya, Wali Nagari Siguntur tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas momen bersejarah ini.
“Peringatan 99 tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk rasa syukur dan pengakuan atas identitas serta perjuangan para leluhur kita. Terima kasih setinggi-tingginya kepada Tim Pencari Fakta, Bamus, KAN, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah mewujudkan momen bersejarah ini,” ungkap Wali Nagari di hadapan para tokoh adat dan tamu undangan
Tidak hanya bernostalgia dengan sejarah, momen peringatan 99 tahun ini dimanfaatkan Wali Nagari untuk memaparkan rekam jejak perkembangan dan kemajuan Nagari Siguntur dari masa ke masa. Perhatian besar dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya maupun Pemerintah Pusat terus mengalir deras ke nagari bersejarah ini.
Salah satu yang sangat mencolok ialah Kehadiran Jembatan Gantung sebagai Penghubung Masyarakat antar Jorong di Nagari Siguntur. Semua perhatian tersebut merupakan Hasil Kolaborasi antara Pemerintah Nagari dengan Seluruh Unsur Lapisan Masyarakat yang berada di Nagari Siguntur.












