Kesbangpol Jateng Hadirkan DPPI, Tegaskan Pengabdian Purna Paskibraka Tak Pernah Usai

SEMARANG – Semangat kebangsaan kembali mewarnai Stand Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah dalam gelaran Jateng Fair 2026 di Kompleks PRPP Semarang. Melalui podcast Ngolabor (Ngopeni Nglakoni Bareng Ormas), Kesbangpol menghadirkan Ketua Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) Jawa Tengah, Nabila, yang mengangkat tema “DPPI: Dari Purna untuk Bangsa”, dengan dipandu moderator Kresta Umbu Haingu.

Pada kesempatan tersebut, Nabila menjelaskan bahwa Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) merupakan organisasi yang mewadahi para purna Paskibraka untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa setelah menyelesaikan tugas sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih. Menurutnya, berakhirnya masa tugas sebagai Paskibraka bukanlah akhir dari tanggung jawab kebangsaan, melainkan awal untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Paskibraka bukan sekadar pengibar bendera. Kami adalah duta nilai-nilai kebangsaan. Ketika masa tugas itu selesai, justru pengabdian kami kepada bangsa dimulai melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Nabila.

Ia mengatakan, nilai-nilai yang ditanamkan selama menjadi Paskibraka, seperti kedisiplinan, cinta tanah air, semangat persatuan, dan pengamalan Pancasila, menjadi fondasi dalam menjalankan berbagai program organisasi.

Menurut Nabila, DPPI Jawa Tengah secara aktif melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat karakter kebangsaan generasi muda. Program tersebut di antaranya sosialisasi dan edukasi nilai-nilai Pancasila di sekolah-sekolah, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi kepemudaan untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks seiring derasnya arus informasi digital dan masuknya berbagai pengaruh budaya global. Karena itu, DPPI berupaya hadir sebagai mitra yang mendorong lahirnya generasi muda yang tetap memiliki karakter, identitas kebangsaan, dan kecintaan terhadap Indonesia.

“Kami ingin generasi muda Jawa Tengah bangga menjadi bangsa Indonesia. Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” katanya.

Melalui forum tersebut, Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah memberikan ruang bagi organisasi kemasyarakatan untuk berbagi gagasan dan praktik baik dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Kehadiran DPPI menjadi salah satu contoh peran strategis organisasi kepemudaan dalam membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Podcast Ngolabor merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Stand Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah di Jateng Fair 2026 yang menghadirkan berbagai organisasi masyarakat, komunitas, dan pemangku kepentingan sebagai ruang dialog publik mengenai isu-isu kebangsaan, toleransi, dan penguatan persatuan. Melalui kolaborasi tersebut, Kesbangpol berharap semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat aktif dalam menjaga kerukunan serta memperkuat semangat nasionalisme di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *