MATARAKYAT24, PESISIRSELATAN – Tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Nagari, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat melaksanakan patroli berskala besar di seluruh wilayah perkampungan Kenagarian Koto Nan Duo, Kecamatan Batang Kapas, Jumat malam (29/5).
Kegiatan taktis yang dimulai sekira pukul 22.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Wali Nagari Koto Nan Duo, Mahardicka, S.H., NL.P., bersama Bhabinkamtibmas Bripka Bayu Satria, S.H., Kanit Intelkam Polsek Batang Kapas Aipda Jolly Stiven, serta personel Babinsa Koramil 05 Batang Kapas.
Langkah proaktif ini sengaja digencarkan jajaran Polres Pesisir Selatan guna menyikapi sekaligus meluruskan peredaran video dan berita viral di media sosial terkait teror “Pocong Begal”. Aparat memastikan bahwa informasi tersebut adalah berita bohong (hoaks) hasil rekayasa oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja dibuat untuk memicu kepanikan massal di wilayah hukum Bumi Sejuta Pesona.
Dalam pergerakan patroli menyusuri rute pemukiman, tim gabungan melakukan dialog tatap muka dengan warga. Aparat memberikan edukasi literasi digital agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atau ikut menyebarluaskan informasi yang belum jelas validitasnya.
Guna mengantisipasi aksi main hakim sendiri serta menekan kecemasan warga, aparat mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip “Saring sebelum Sharing”. Warga juga diminta segera memanfaatkan layanan Call Center 110 jika mendapati aktivitas mencurigakan di lapangan.
Menyikapi imbauan tersebut, para tokoh masyarakat dan pemuda setempat merespons positif dengan berinisiatif menghidupkan kembali pos ronda malam di setiap kampung sebagai benteng pertahanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang swadaya dan mandiri.
Seluruh rangkaian patroli lingkungan secara maraton ini berakhir pada Sabtu dini hari (30/5) sekira pukul 03.10 WIB. Kegiatan berjalan dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif di bawah cuaca yang cerah.
Kolaborasi yang apik antara aparatur nagari dan instansi keamanan ini dinilai berhasil memulihkan ketenangan psikologis warga yang sempat resah akibat dinamika informasi di jagat maya.












