MATARAKYAT24, Dharmasraya- Aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh pemuda dan tokoh masyarakat Jorong Pasar Lama terhadap korban kebakaran yang terjadi di Jorong Simpang Pogang, Kenagarian IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Pada Rabu (6/5/2026), rombongan mengunjungi korban yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Sungai Dareh.
Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan moral bagi ibu dan anak yang menjadi korban luka bakar dalam peristiwa nahas yang menghanguskan rumah kontrakan mereka.
Kepala Korong Pasar Lama, Dedi Stendi, menjelaskan bahwa kunjungannya bersama para pemuda didasari oleh rasa persaudaraan yang kuat. Meski saat ini korban tinggal di jorong tetangga, mereka memiliki kedekatan historis dengan warga Pasar Lama.
“Korban merupakan warga kami dahulunya, sekarang tinggal di jorong sebelah. Begitu kami mendapatkan kabar musibah ini, kami langsung bergerak mengunjungi korban ke rumah sakit untuk memberikan semangat dan dukungan,” ujar Dedi Stendi.
Ketua Pemuda Jorong Pasar Lama, Andi Wardes, menceritakan kembali detik-detik mencekam saat api melalap rumah kontrakan tersebut. Kejadian bermula saat warga melihat api mulai menyala dari bagian atas rumah.
Kepanikan sempat memuncak saat warga menyadari ada seorang anak kecil yang terjebak di dalam rumah dengan kondisi pintu terkunci. Tanpa pikir panjang, warga mendobrak pintu dan menerobos kobaran api demi menyelamatkan sang anak. Beruntung, nyawa anak tersebut berhasil diselamatkan, meski mengalami luka bakar di bagian punggung.
Namun, suasana semakin dramatis ketika sang ibu tiba di lokasi dalam kondisi panik luar biasa.
Warga sempat berusaha menahan sang ibu dan memberitahu bahwa anaknya sudah selamat.
Didorong rasa panik dan kasih sayang, sang ibu tetap bersikeras menerobos kobaran api yang besar masuk ke dalam rumah.
Akibatnya, sang ibu mengalami luka bakar serius hingga 80 persen di sekujur tubuhnya.
Saat ini, kedua korban masih berjuang untuk pulih di RSUD Sungai Dareh. Belumu Kehilangan tempat tinggal serta harta benda menambah berat beban yang harus dipikul keluarga korban.
“Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Tak terbayangkan rasa sakit yang dirasakan korban, selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga harus menahan perih akibat luka bakar. Semoga ibu dan anak segera diberikan kesembuhan dan keluarga diberikan ketabahan luar biasa menghadapi ujian ini,” tutup Andi Wardes.












