FPTI Padang Panjang Kembali Kantongi 14 Medali di Kejurprov Sirkuit 1 Sumbar

Oplus_16908288

PADANG PANJANG, Matarakyat24.com— Gemuruhnya prestasi kembali datang dari arena panjat tebing Sumatera Barat. Kontingen Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Padang Panjang tampil impresif pada Kejurprov Panjat Tebing Sumatera Barat Sirkuit 1 yang digelar di Kota Sawahlunto, Minggu (13/9/2026).

Kejurprov yang berlansung selama 3 hari ini bukan sekadar tampil dan bertanding, pemanjat Padang Panjang berhasil menunjukkan kualitasnya dengan membawa pulang 14 medali, terdiri dari 1 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.

Najma Siti Aisyah menjadi salah satu bintang utama Padang Panjang. Atlet muda ini sukses merebut medali emas nomor Speed U11 Putri, sekaligus mempersembahkan medali perak pada nomor Lead U11 Putri.

Performa Najma menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Kota Padang Panjang mulai menunjukkan hasil. Keberanian, kecepatan, dan ketenangannya menghadapi persaingan menjadi modal penting untuk perjalanan panjangnya di dunia panjat tebing.

“Saya akan berjuang untuk meningkatkan lagi kemampuan untuk Kejurprov berikutnya. Ini semua bukan hanya pelatih yang gigih tapi juga berkat doa dan support dari teman-teman,”ucap Najma.

Bukan hanya itu, kekuatan kontingen Padang Panjang juga terlihat dari keberhasilan sejumlah atlet menembus podium di berbagai kategori dan nomor pertandingan.

Pada Speed U11 Putri, Adkia Nafasha berhasil meraih medali perak, sementara Hazia Famima menyumbangkan medali perunggu. Kelompok U17 Putra, persaingan berlangsung ketat. Akbar Al Bukhary berhasil meraih medali perak pada nomor Lead U17 Putra. Azka Zakwan Alfajri juga tampil gemilang dengan merebut medali perak pada nomor Speed WR U17 Putra.

Sementara itu, Yafi Hidayatullah berhasil membawa pulang medali perunggu U17 Putra, sedangkan Azka Zakwan Alfajri kembali naik podium dengan medali perunggu pada nomor Lead U17 Putra.

Sedangkan Akbar  Albukhary kembali menunjukkan konsistensinya dengan meraih medali perunggu pada nomor Speed WR U17 Putra. Mereka juga menjadi bagian penting dari perolehan medali Padang Panjang di Sawahlunto. Azka tidak hanya naik podium di kategori U17. Ia juga berhasil meraih medali perunggu pada nomor Speed U19 Putra, menunjukkan kemampuannya bersaing pada kelompok usia yang lebih tinggi.

Akbar juga mencatat pencapaian serupa. Setelah meraih perak di Lead U17, ia kembali meraih perunggu pada Lead U19 Putra serta perunggu Speed WR U17 Putra.

Konsistensi ini menjadi sinyal positif bagi proses pembinaan atlet Padang Panjang menuju level kompetisi yang semakin tinggi.

Pada kelompok putri U19, Layla Rahmadeni berhasil mempersembahkan medali perunggu melalui nomor Lead U19 Putri. Sementara Salsabila Putri meraih medali perunggu pada nomor Speed WR U19 Putri.

Begitu juga kelompok U19 Putra, Muhammad Reyfan turut memperkuat koleksi medali Padang Panjang dengan meraih perunggu pada nomor Speed WR U19 Putra.

Dengan hasil tersebut, FPTI Kota Padang Panjang membukukan:

🥇 1 EMAS

🥈 4 PERAK

🥉 9 PERUNGGU

🏆 TOTAL 14 MEDALI.

Bagi tim pelatih, keberhasilan membawa pulang 14 medali bukanlah akhir dari perjalanan. Justru hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk melihat sejauh mana perkembangan atlet, baik dari aspek teknik, fisik, kecepatan, strategi maupun mental bertanding.

Setiap kemenangan layak dirayakan tetapi setiap kekalahan juga harus menjadi pelajaran. Karena dalam olahraga prestasi, atlet tidak dibentuk hanya ketika menang, tetapi justru ditempa ketika harus menerima kekalahan, bangkit, dan kembali berlatih.

Kejurprov Sirkuit 1 Sumatera Barat di Sawahlunto menjadi salah satu panggung penting bagi para pemanjat muda Padang Panjang untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Coach Dani Novia Rialdi mengatakan, perjalanan para atlet masih panjang. Medali hari ini adalah hasil dari proses yang telah dilakukan, sekaligus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras menghadapi kompetisi berikutnya.

FPTI Kota Padang Panjang akan terus berkomitmen membangun pembinaan panjat tebing yang berkelanjutan, melahirkan atlet-atlet muda yang tidak hanya cepat memanjat, tetapi juga kuat secara mental, disiplin dalam proses, dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Belum menang bukan berarti gagal. Kalah bukan alasan untuk berhenti. Terus tumbuh, terus berkembang, dan terus berprestasi.” Pesannya. (HERI)

Penulis: HeriEditor: Heri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *