Soroti Penindasan Masyarakat Adat Papua, HMI Cabang Dharmasraya Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi

HMI Cabang Dharmasraya Bersama OKP dan Mahasiswa Dharmasraya

MATARAKYAT24, DHARMASRAYA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dharmasraya sukses menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) dan diskusi film dokumenter bertajuk “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Kegiatan yang sarat akan nilai edukasi dan perjuangan ini dilangsungkan di Tren Copi, Pulau Punjung, pada Minggu (17/5/2026).

Acara ini dihadiri oleh berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Dharmasraya serta puluhan mahasiswa lokal yang antusias menyimak jalannya pemutaran film hingga selesai

Ketua Umum HMI Cabang Dharmasraya, Nanda Arfalia Putra, menyampaikan bahwa agenda ini diangkat sebagai pemantik diskusi sekaligus sarana edukasi bagi pemuda dan mahasiswa mengenai realitas pelik yang sedang dihadapi bangsa saat ini.

Film “Pesta Babi” sendiri memotret secara gamblang perjuangan dan perlawanan masyarakat adat di wilayah Papua Selatan dalam mempertahankan hutan adat serta tanah leluhur mereka dari cengkeraman proyek agroindustri berskala besar

“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan gambaran nyata mengenai kondisi negara kita hari ini. Kita sudah merdeka, namun ironisnya, masih ada saudara kita yang dijajah oleh bangsa sendiri,” ujar Nanda dalam penyampaiannya.

Sesi pemutaran film yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif memancing empati dari para peserta yang hadir. Salah satu tanggapan emosional datang dari Sekretaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Dharmasraya, Suhendri

Menurut Suhendri, dokumenter ini menjadi potret kelam yang wajib direspons oleh gerakan mahasiswa hari ini.

“Film ini begitu penting bagi kita semua. Ini adalah tamparan keras bagi kita selaku aktivis atas kezaliman yang menimpa warga Papua Selatan, di mana tanah adat mereka dirampas demi kepentingan industri, yang perlu di garis bawahi Papua bukan tanah kosong, berdasarkan keputusan MK nomor 35/2012 bahwa tanah adat itu bukan tanah negara” tegas Suhendri saat sesi diskusi

Di sisi lain, kegiatan positif yang diinisiasi oleh kader-kader hijau-hitam ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari para senior. Sekretaris Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Dharmasraya, Rifdal Fadli, menyatakan kebanggaannya atas kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh adik-adik mahasiswa.

“Kami selaku alumni akan selalu memberikan dukungan penuh (support) atas kegiatan adik-adik mahasiswa, selagi hal tersebut berdampak positif dan membangun daya kritis mereka,” tutur Rifdal.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh dialektika tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antar-organisasi kepemudaan dan mahasiswa di Kabupaten Dharmasraya dalam mengawal isu-isu kemanusiaan dan keadilan sosial di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *