MATARAKYAT24, DHARMASRAYA – Sebuah perjalanan karier yang penuh dedikasi mengawali langkah di birokrasi dari level kecamatan pada tahun 1994, Medison, S.Sos., M.Si., kini resmi menyandang amanah tertinggi di jajaran birokrasi daerah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Dharmasraya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, pada Kamis (07/05/2026). Kehadiran Medison di pucuk pimpinan administrasi ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi percepatan pembangunan di Bumi Mekar ini.
Medison bukanlah orang baru di wilayah ini. Lahir pada 9 April 1971, ia memiliki ikatan historis yang kuat dengan Dharmasraya. Sebelum daerah ini mekar dari Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung, ia telah “ditempa” sebagai Kasi PMD Kecamatan Pulau Punjung pada periode 1994–1996
Kariernya terus menanjak seiring dengan latar belakang pendidikannya di STIA LAN RI Jakarta dan program Pascasarjana Universitas Andalas. Pengalaman panjangnya melintasi berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Sijunjung hingga Kabupaten Solok, menjadikannya sosok birokrat yang kenyang pengalaman lapangan maupun manajerial.
Sebelum kembali ke Dharmasraya, Medison telah membuktikan kapasitasnya sebagai Sekda Kabupaten Solok sejak 2022.
Suami dari Ny. Wilma Montezi ini dikenal piawai dalam tata kelola pemerintahan desa (nagari) dan pemberdayaan masyarakat, terbukti dari posisinya yang pernah menjabat sebagai Camat di dua wilayah berbeda serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN).
Kini, di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni, Medison memikul tanggung jawab besar untuk:
Memperkuat soliditas internal birokrasi dan eningkatkan kualitas pelayanan publik secara transparan serta mengakselerasi program pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Berikut adalah perjalanan panjang karier Medison hingga menjadi orang nomor satu di birokrasi Dharmasraya
1. Kasi PMD Kecamatan Pulau Punjung (1994–1996)
2. Kasubag Capil Bagian Pemerintahan Kabupaten Sijunjung (1998–1999)
3. Kasubag Tata Pemerintahan Nagari Kabupaten Sijunjung (2002–2004)
4. Camat Lubuk Tarok (2004–2006)
5. Camat Kamang Baru (2006–2011)
6. Kepala Badan PMPN Kabupaten Sijunjung (2011–2016)
7. Kepala DPMN Kabupaten Solok (2016–2019)
8. Asisten II Setda Kabupaten Solok (2019–2021)
9. Penjabat Sekda Kabupaten Solok (2021–2022)
10. Sekda Kabupaten Solok (2022–2026)
11. Sekda Kabupaten Dharmasraya (2026–sekarang).
“Kembalinya Medison ke Dharmasraya adalah kepulangan seorang putra birokrasi yang siap mendarmabaktikan pengalamannya demi kemajuan daerah.”












