Indonesia Youth Epicentrum Nilai Sorotan terhadap Kepala BGN Harus Proporsional dan Berbasis Fakta

Ket: Kepala Badan Gizi Nasional

 

Matarakyat24.com – Jakarta, 25 Desember 2025 – Indonesia Youth Epicentrum (IYE) menilai polemik yang berkembang di ruang publik terkait sorotan terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, perlu disikapi secara objektif, proporsional, dan tidak terjebak pada opini liar yang berpotensi menyesatkan publik.

Ketua Indonesia Youth Epicentrum, Benny Ario, mengatakan bahwa isu yang beredar di media sosial, termasuk narasi yang mengaitkan aktivitas pribadi Kepala BGN dengan kinerja kelembagaan, tidak boleh dilepaskan dari konteks dan fakta yang utuh.

“Kami melihat banyak penilaian publik dibangun dari potongan informasi yang tidak lengkap. Ini berbahaya karena dapat mengaburkan substansi kerja Badan Gizi Nasional yang saat ini sedang fokus menjalankan program strategis negara,” ujar Benny Ario dalam keterangannya, Rabu (25/12).

Benny menegaskan, berdasarkan informasi yang telah diklarifikasi, aktivitas yang disorot publik tersebut tidak berkaitan dengan pelanggaran hukum maupun penyalahgunaan kewenangan, serta tidak mengganggu jalannya tugas dan tanggung jawab Kepala BGN dalam mengawal program nasional.

Lebih lanjut, IYE menilai sorotan terhadap koleksi kendaraan pribadi pejabat negara juga harus diletakkan dalam kerangka laporan harta kekayaan yang sah dan transparan, sebagaimana diatur dalam ketentuan LHKPN. Selama aset tersebut dilaporkan dan tidak berasal dari praktik melawan hukum, maka tidak relevan dijadikan alat pembentukan stigma negatif.

“Kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi kritik harus berbasis data dan kepentingan publik, bukan asumsi atau framing yang berlebihan,” tegasnya.

Indonesia Youth Epicentrum mengingatkan agar energi publik tidak habis pada polemik personal, melainkan diarahkan pada pengawasan substansi program, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berdampak langsung bagi jutaan masyarakat.

IYE juga mengajak semua pihak untuk menghentikan opini liar dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Yang paling penting hari ini adalah memastikan program gizi nasional berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel. Itu yang harus kita kawal bersama,” tutup Benny Ario.

Penulis: AdminEditor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *