Dosen Agroteknologi UNIM Bone Inisiasi Aksi Cepat Sulap Lahan Bekas Tempat Sampah Menjadi Kebun Herbal

Bone, Mararakyat24.com — Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Meski sebagian masyarakat sudah tertib, tak sedikit pula yang masih membuang sampah secara sembarangan. Minimnya kesadaran lingkungan, keterbatasan fasilitas tempat sampah, hingga lemahnya penegakan aturan menjadi penyebab utama persoalan tersebut.

Kondisi ini turut dirasakan oleh Ir. Andi Bonewati Hasit, M.P., dosen Program Studi Agroteknologi, Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone. Ia mengungkapkan, di sekitar tempat tinggalnya terdapat sebuah lahan yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah oleh warga, termasuk warga dari luar lingkungan. Parahnya, sampah kerap berserakan dan diacak-acak oleh hewan liar seperti anjing dan ayam, hingga mengotori area teras rumahnya.

“Menyadari dampaknya yang mengganggu kebersihan dan kenyamanan, saya langsung melapor ke Lurah dan Camat setempat. Alhamdulillah, Camat Tanete Riattang sangat responsif dan sigap menindaklanjuti dengan meratakan lahan tersebut agar tidak lagi digunakan sebagai tempat sampah,” ungkapnya.
Namun, meski lahan tersebut sudah diratakan dan tidak lagi difungsikan sebagai tempat sampah resmi, beberapa warga masih tetap membuang sampah di lokasi yang sama.

Melihat kondisi ini, Ir. Andi Bonewati Hasit tak tinggal diam. Bersama tiga mahasiswa bimbingannya, ia mengambil langkah cepat dengan memanfaatkan lahan bekas tempat sampah tersebut menjadi kebun tanaman pekarangan.

“Kami menanam berbagai tanaman bermanfaat seperti kunyit, lengkuas, jeruk nipis, sereh, cabai, dan daun kemangi. Tujuannya adalah untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap lokasi tersebut, dari tempat membuang sampah menjadi lahan hijau produktif yang bermanfaat,” jelasnya.
Ia berharap, inisiatif ini dapat mengedukasi dan memotivasi masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan kota yang bersih, sehat, dan hijau.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi program Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, yang telah menyediakan armada pengangkut sampah dengan jadwal pengambilan setiap tiga hari sekali pada malam hari. Program ini, menurutnya, merupakan upaya nyata pemerintah dalam menyediakan solusi pengelolaan sampah yang teratur dan efisien.
“Semoga kolaborasi masyarakat dan pemerintah ini dapat terus terjaga demi menciptakan Bone yang bersih dan sehat,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *