Presiden Prabowo Sebut MBG Jangkau 55 Juta Penerima, Benny Ario: Pilar Ketahanan Gizi Nasional

Ket: Presiden Prabowo & Kepala BGN

JAKARTA, Selasa 6 Desember 2026 – Aktivis Pemuda Nasional Benny Ario menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat merupakan kebijakan strategis negara dalam membangun ketahanan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Benny merespons keterangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyebut skala program MBG setara dengan memberi makan hingga delapan kali jumlah penduduk Singapura setiap harinya.

“Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara tidak boleh ragu berinvestasi pada gizi rakyat. Presiden menyampaikan bahwa memberi makan puluhan juta rakyat setiap hari adalah fondasi membangun bangsa yang kuat dan berdaulat. Ini menegaskan MBG merupakan kebijakan strategis jangka panjang,” ujar Benny Ario di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Menurut Benny, langkah Presiden Prabowo Subianto menjadikan MBG sebagai program prioritas nasional menunjukkan perubahan arah pembangunan yang lebih berorientasi pada pembangunan manusia sejak usia dini, bukan semata pembangunan fisik.

Selain itu, Benny juga menyoroti pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang menegaskan bahwa pelaksanaan MBG dirancang berbasis standar gizi, memperhatikan aspek keamanan pangan, serta sistem distribusi yang terukur dan berkelanjutan.

“Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi memastikan asupan gizi seimbang, aman, dan tepat sasaran. Ini penting agar publik memahami bahwa program ini dijalankan secara profesional dan berbasis data,” jelasnya.

Benny menilai kehadiran Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengelola program MBG secara terpusat dan terukur. Menurutnya, BGN memiliki peran strategis dalam pengawasan kualitas, pengendalian distribusi, serta mitigasi risiko di lapangan.

Meski demikian, Benny menegaskan bahwa program berskala besar seperti MBG harus terus dikawal secara transparan dan akuntabel. Ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat dan pemuda dalam pengawasan pelaksanaan program.

“Kami dari kalangan pemuda tidak hanya menyampaikan dukungan, tetapi juga siap mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan BGN agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, termasuk mendorong pemanfaatan pangan lokal,” tegasnya.

Benny menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Menurutnya, pemenuhan gizi rakyat adalah langkah fundamental dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *