Pemkab Dharmasraya Gerak Cepat Tanggap Darurat Longsor dan Banjir di Sembilan Koto

Alat Berat diturunkan untuk mengatasi tanah longsor

Matarakyat24,Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bergerak cepat menangani bencana longsor dan banjir yang melanda Jorong Lubuk Talaok, Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto. Senin (6/4/2026) akses ke yang sempat terputus sudah kembali dapat dilalui dan listrik yang sempat mati kini kembali hidup.

Atas perintah Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan koordinasi dengan CV. Kali Dareh, dua unit alat berat, yakni loader dan ekskavator, dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan penghubung antarwilayah. Longsor tersebut sempat menyebabkan puluhan kepala keluarga terisolasi serta mengganggu aliran listrik warga.

Selain longsor, hujan berintensitas tinggi sejak dini hari Minggu (5/4/2026) juga mengakibatkan Batang Lago meluap dan merendam sejumlah rumah warga.

Plt Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Dharmasraya, Catur Eby, menyampaikan bahwa Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, telah menginstruksikan seluruh OPD terkait untuk segera melaksanakan tanggap darurat.

“Dua posko kesehatan telah didirikan di Nagari Banai dan Nagari Silago untuk melayani masyarakat terdampak,” ujar Catur Eby.

Ia menambahkan, Dinas PU, BPBD bersama Dinas Sosial P3APPKB, Camat Sembilan Koto, dan Wali Nagari Banai telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan serta pendataan warga terdampak.

Sejauh ini, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi air juga dilaporkan telah surut dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing.

“Untuk kebutuhan listrik masyarakat telah dikoordinasikan dengan pihak PLN. Perbaikan pun telah dilakukan, termasuk penanganan beberapa tiang listrik yang sempat roboh akibat bencana, dan per hari ini sudah pulih” ujar Catur.

Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta dan unsur TNI yang turut membantu proses penanganan di lapangan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada CV Kali Dareh yang telah berkenan mengerahkan alat berat ke lokasi.

Selain itu, personel TNI juga aktif membantu proses pembersihan material longsor, di tengah pelaksanaan operasi non-tempur pembangunan Jembatan Aramco yang saat ini tengah dikerjakan untuk mendukung kebutuhan akses masyarakat setempat.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *