Matarakyat24, Dharmasraya – Dalam kunjungan Wakil Gubenur Sumatera Barat Vasko Rusemy berseta Istri di Jorong Lawai, Nagari Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, pada Selasa (10/3/26), Di sana ia menemukan kisah mengharukan di salah salah satu rumah seorang ibu muda bernama Sismawati, yang akrab dipanggil Isis untuk mendapatkan program Bedah Rumah.
Isis yang baru saja menginjak usia 27 tahun, kini sudah memikul tanggung jawab besar sebagai seorang ibu dari tiga orang anak. Ia menikah di usia muda. Kini hari-harinya dijalani di sebuah rumah sederhana yang jauh dari kata layak.
Sementara itu, sang suami terpaksa merantau ke Kota Pekanbaru demi mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Suaminya sudah pergi merantau beberapa tahun belakangan.
Di rumah itu, Isis berjuang sendiri. Terkadang ia juga bekerja sebagai pengumpul brondolan sawit, pekerjaan dengan penghasilan yang tidak menentu. Namun di tengah segala keterbatasan, ia tetap bertahan, berusaha memastikan anak-anaknya tetap bisa makan dan menjalani hari dengan baik.
Dari pengakuan Isis, dengan keadaan ekonomi ia yang seperti sekarang, dia tidak mendapatkan sentuhan dari program sosial negara, terutama dalam Program Keluarga Harapan yang dicanangkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin.
Melihat kenyataan itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko menyampaikan, bahwa ia kembali menemukan satu kenyataan penting, yaitu perlunya pendataan ulang penerima bantuan sosial seperti PKH sangat dibutuhkan, agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.
Vasko juga memasukkan Sismawati untuk program Bedah Rumah, ia akan memaastikan Sismawati dan keluarganya akan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masa depan keluarga kecilnya
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkah dan rahmat dalam setiap langkah perjalanan kami ke lapangan, serta menjadi pembelajaran berharga dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat bagi masyarakat,” tutupnya.












