Demo Besar 2025 Picu Polarisasi, HMI Serukan Persatuan Nusantara

Oleh: M. Yuda Okta Fikri

matarakyat24.com โ€“ Padang, 8 September 2025 โ€“ย Gelombang demonstrasi besar yang mewarnai tahun 2025 menjadi cerminan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap ketimpangan ekonomi, dominasi elit politik, dan tindakan represif aparat. Fenomena ini memicu polarisasi sosial yang dinilai berpotensi mengancam persatuan bangsa.

Pengamat sosial politik asal Jakarta, R. Andika Prasetyo, menilai polarisasi kini tak hanya terbatas pada ranah politik, melainkan juga merambah ke ruang sosial. โ€œSekat antara rakyat kecil dan elit, bahkan antar mahasiswa di kampus, semakin terasa. Jika dibiarkan, perpecahan ini bisa melemahkan Wawasan Nusantara,โ€ ujarnya, Senin (8/9).

HMI Ambil Sikap

Menanggapi kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyerukan strategi integratif untuk memperkuat persatuan nasional. HMI menegaskan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai perekat sosial, bukan sekadar alat kepentingan politik praktis.

Beberapa langkah yang ditawarkan HMI antara lain membangun narasi kebangsaan inklusif, mendorong literasi sosial agar publik tidak mudah terprovokasi, serta mengembangkan solidaritas ekonomi kerakyatan melalui koperasi mahasiswa dan proyek komunitas.

โ€œDemonstrasi penting sebagai ekspresi aspirasi, tetapi mahasiswa juga harus menghadirkan solusi nyata. Jangan berhenti di jalanan, melainkan berikan tawaran kebijakan alternatif yang konstruktif,โ€ kata salah seorang kader HMI Cabang Batusangkar.

Jaga Persatuan

HMI menegaskan bahwa krisis polarisasi sepanjang 2025 harus menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan Nusantara. Organisasi mahasiswa ini menyatakan siap berada di garda depan untuk meredam perpecahan dan memastikan mahasiswa tetap berperan sebagai moral force bangga

Penulis: Yuda
Exit mobile version