MATARAKYAT24,MOUROBUNGO – Gelaran bergengsi Drag Bike yang diadakan oleh Suwarnadwipa di sirkuit non-permanen Perumahan Bungo Green City, Jambi, pada Minggu (10/5/2026), menjadi panggung unjuk gigi bagi talenta muda asal Sumatera Barat.
Team Tagendeng Garage, tim balap yang menjadi kebanggaan masyarakat Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, sukses memberikan kejutan lewat aksi joki andalan mereka, Rava Hendrio
Ketegangan menyelimuti garis start saat lampu hijau menyala. Salah satu pebalap yang menjadi sorotan utama, Rava, menunjukkan performa motor yang luar biasa bertenaga. Saking derasnya tenaga yang disemburkan mesin, ban depan motor kesayangannya sempat terangkat ke udara (wheelie) saat lepas landas
Momen tersebut sempat membuat penonton menahan napas. Start yang terlalu agresif biasanya berisiko membuat pebalap kehilangan kendali atau justru tertinggal di belakang. Namun, di sinilah kelas seorang Rava dibuktikan.
Kontrol Sempurna di Atas Lintasan, Rava menunjukkan ketenangan dan keahlian yang luar biasa. Dengan teknik kontrol yang matang, ia berhasil menjinakkan keliaran motornya
Rava dengan cekatan menyeimbangkan bobot tubuh untuk menekan kembali roda depan ke aspal.
Akselerasi Stabil: Setelah mendapatkan traksi maksimal, motor tersebut langsung melesat tanpa mengalami guncangan berarti.
Hanya dalam hitungan detik, ia berhasil mengubah situasi kritis menjadi keunggulan kompetitif
“Tenaga motornya memang sangat agresif hari ini, tapi Rava tahu persis bagaimana cara berkomunikasi dengan mesin kesayangannya,” ujar salah satu kru mekanik di pit lane
Namun, dalam kelas yang diikuti kali ini, kecepatan murni bukanlah satu-satunya penentu kemenangan. Sesuai dengan regulasi Bracket Time, pemenang ditentukan oleh ketepatan waktu saat menyentuh garis finis, bukan siapa yang tercepat sampai.
Pembalap harus menyentuh garis finis sedekat mungkin dengan target waktu yang ditentukan.
Jika catatan waktu pembalap lebih cepat (tembus) dari batas waktu yang ditetapkan, maka ia dinyatakan gugur atau gagal meraih podium
Sayangnya, performa mesin Honda Beat Rava yang terlalu gahar membuatnya sampai di garis finis terlalu cepat. Alhasil, meski secara fisik ia memimpin balapan, Dewi Fortuna belum berpihak padanya karena faktor catatan waktu yang melampaui batas bracket
Kehadiran Team Tagendeng Garage dalam ajang ini bukan sekadar partisipasi biasa. Sebagai tim yang membawa nama harum Nagari IV Koto Pulau Punjung, penampilan apik Rava menjadi bukti bahwa potensi otomotif dari Dharmasraya mampu bersaing di level regional yang lebih luas.
“Rava tampil sangat santai dan percaya diri. Motor Beat oranye miliknya benar-benar menunjukkan performa maksimal di lintasan Green City hari ini,” ujar salah satu penonton di lokasi.
Ajang Drag Bike Muaro Bungo garapan Suwarnadwipa ini memang dikenal sebagai salah satu barometer balap lurus di Jambi dan sekitarnya,




