Matarakyat24.com — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Senin, 16 Maret 2026 di Sauang Lauak Karang, Ibuah, Kota Payakumbuh. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara kader dan alumni sekaligus ruang diskusi reflektif mengenai pentingnya moralitas dalam kepemimpinan publik.
Lebih dari sekadar agenda kebersamaan di bulan Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi forum bertukar gagasan terkait kondisi sosial dan kepemimpinan di daerah. Dalam suasana kebersamaan tersebut, kader dan alumni HMI menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan dan kemampuan administratif, tetapi juga tentang keteladanan moral. (16/03/2026)
HMI sebagai organisasi kader yang dikenal sebagai inkubator insan intelektual memandang bahwa integritas dan akhlak pemimpin merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai fenomena yang belakangan menjadi perhatian publik terkait perilaku sebagian elite yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai moralitas kepemimpinan. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa jabatan publik menuntut tanggung jawab etika yang tinggi, karena pemimpin sejatinya adalah teladan bagi masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Hasanah Putri Daulay, menegaskan bahwa integritas moral merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar dalam kepemimpinan. “Moralitas adalah integritas yang tidak bisa ditawar. Bagi HMI, integritas moral adalah harga mati bagi seorang pemimpin. Setiap peristiwa yang mencederai nilai etika dan kepantasan di ruang publik harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah agar menjaga marwah jabatan serta kepercayaan masyarakat,” ujar Hasanah Putri Daulay.
Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI. Adi Surya, Ketua Presidium KAHMI Lima Puluh Kota, menegaskan bahwa KAHMI mendorong HMI untuk tetap berada di garis depan dalam menjaga nilai-nilai moral pemimpin di ruang publik. “KAHMI mendukung penuh sikap kritis kader HMI. HMI harus tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kehidupan publik yang sehat serta berani mengkritisi setiap bentuk degradasi moral yang terjadi di tengah kepemimpinan daerah,” ujar Adi Surya.
Senada dengan itu, Dyan Eka Putri, Ketua Presidium KAHMI Kota Payakumbuh, juga menyampaikan bahwa peran kader HMI sangat penting sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam masyarakat. “Sebagai organisasi kader, HMI memiliki tanggung jawab historis untuk menjaga nilai-nilai integritas dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami di KAHMI mendukung penuh setiap gerakan kader HMI yang bertujuan mengingatkan para pemimpin agar tetap menjaga etika, kehormatan jabatan, dan kepercayaan publik,” ungkap Dyan Eka Putri.
Melalui momentum Ramadhan ini, HMI dan KAHMI Payakumbuh–Lima Puluh Kota berharap para pemimpin daerah dapat mengambil hikmah dari berbagai peristiwa yang berkembang di tengah masyarakat. Kepemimpinan yang bersih, berintegritas, dan bermoral merupakan syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan rakyat serta membangun pemerintahan yang berwibawa.
Kegiatan buka puasa bersama ini diakhiri dengan doa bersama agar nilai-nilai integritas, tanggung jawab moral, dan keteladanan terus menjadi pedoman bagi para pemimpin dalam mengemban amanah rakyat.***












