Matarakyat24, Limapuluh Kota–Hasanah Putri Daulay, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan komitmen nyata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kunjungan kerja Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya hak atas tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan manusiawi. Pembangunan huntara ini menjadi bagian penting dalam pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
HMI Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota memandang bahwa percepatan pembangunan huntara harus tetap mengedepankan kualitas bangunan, aspek keselamatan, serta pemenuhan fasilitas dasar seperti sanitasi, air bersih, dan listrik. Hal ini penting agar huntara tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat.
Kami mendorong sinergi yang kuat antara BNPB, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan berkeadilan. HMI siap mengambil peran sebagai mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal proses pemulihan ini demi kepentingan masyarakat.
Sebagai organisasi kader dan perjuangan, HMI menegaskan komitmennya untuk terus berpihak pada rakyat, khususnya masyarakat terdampak bencana, serta memastikan bahwa proses pemulihan berjalan sesuai dengan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
Hasanah Putri Daulay
Ketua Umum
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota












