Matarakyat24.com, Payakumbuh, Sumatera Barat — Pemerintah Republik Indonesia kembali melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan serentak di seluruh wilayah Tanah Air pada 8 Januari 2026. Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan prioritas nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan MBG dilakukan melalui ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di setiap kabupaten/kota. Di Kota Payakumbuh sendiri, sejumlah SPPG menyiapkan menu khas lokal yang bergizi untuk diberikan kepada penerima manfaat, yang terdiri dari anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Di antaranya:
- SPPG Subarang Batuang: Dendeng Balado
- SPPG Tigo Koto Dibaruah: Dendeng Balado
- SPPG Kapalo Koto Dibalai: Rendang Tuna Sayur Paku
- SPPG Payobasung: Kalio Ayam
- SPPG Sicincin 2: Ayam Kecap
- SPPG Koto Baru: Rendang Daging
- SPPG Kapalo Koto Ampangan 2: Ayam Kecap
- SPPG Taratak Padang Kampuang: Ayam Lado Hijau
- SPPG Balai Tongah Koto: Ayam Bumbu
- SPPG Koto Panjang Dalam: Dendeng Balado
- SPPG Padangtongah Balai Nanduo: Ayam Bakar Minang
- SPPG Sicincin Rendang daging
- SPPG Tigo Koto Diate: Ayam Balado
- SPPG Payolansek 2: Ayam Rendang
- SPPG Balai Panjang: Ayam Rendang
- SPPG Payakumbuh Barat: Ayam Koto Gadang
- SPPG KAPALO KOTO AMPANGAN 1 : Cancang daging
Setiap menu dirancang berdasarkan pertimbangan gizi seimbang sesuai kebutuhan lokal, ditangani oleh tim ahli gizi dan akuntan keuangan di masing-masing SPPG. Selain itu, standar hygiene dan praktik kesehatan dipastikan memenuhi persyaratan untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Menurut data pemerintah, program ini telah menjangkau puluhan juta warga di seluruh provinsi sejak diluncurkan pertama kali dan terus diperluas cakupannya sehingga pada awal 2026 ini menjadi perhatian utama pemerintah untuk dipercepat pelaksanaannya.
Dampak Positif MBG Bagi Masyarakat
Program Makan Bergizi Gratis menciptakan dampak multi-sektor yang signifikan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun pertanian:
- Peningkatan mutu gizi anak dan ibu hamil
Program ini secara langsung memberikan asupan nutrisi yang cukup bagi anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita, sehingga mendukung tumbuh kembang yang sehat dan berkurangnya angka stunting di berbagai daerah. - Mendorong sektor pendidikan
Dengan tersedianya makanan bergizi setiap hari, diharapkan konsentrasi belajar anak meningkat dan mendukung kualitas pendidikan di lingkungan sekolah. - Meningkatkan sektor pertanian dan UMKM
Kebutuhan bahan baku lokal yang tinggi untuk menu MBG telah mendorong petani dan pelaku UMKM untuk meningkatkan produksi, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi komunitas lokal. - Penyerapan anggaran langsung ke masyarakat
Anggaran MBG yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dibelanjakan langsung ke SPPG di daerah, sehingga menyentuh ekonomi masyarakat bawah berupa pembelian bahan baku, kebutuhan operasional dan jasa tenaga kerja lokal — membuka lapangan kerja baru di setiap dapur SPPG. - Investasi jangka panjang untuk pembangunan bangsa
Presiden Prabowo menegaskan bahwa MBG merupakan investasi strategis untuk masa depan bangsa karena melibatkan pembangunan kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif dan berdaya saing.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam berbagai kesempatan bahwa MBG merupakan investasi besar untuk masa depan bangsa. Ia menyampaikan bahwa negara hadir dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya menjawab persoalan kekurangan gizi yang masih dihadapi sebagian anak Indonesia. Menurutnya, kebijakan ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dengan kondisi gizi yang memadai demi masa depan yang lebih baik.
Kebijakan MBG di Tengah Tantangan dan Harapan
Meski demikian, pemerintah terus memperkuat standar operasional, pengawasan, dan kualitas layanan dalam pelaksanaan MBG agar manfaatnya dirasakan secara optimal dan berkelanjutan. Langkah ini mencerminkan komitmen terhadap akuntabilitas dan kesejahteraan rakyat.
Program MBG dipandang oleh banyak pihak sebagai salah satu inovasi kebijakan publik yang dapat memberi dampak luas bukan hanya bagi penerima langsung tetapi juga sektor ekonomi dan pembangunan sosial di tingkat lokal maupun nasional.
Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi juga sebuah strategi inklusif dalam memperkuat ketahanan gizi, memberdayakan ekonomi masyarakat, dan menyiapkan generasi masa depan yang lebih berkualitas.***
Matarakyat24.com — Berita untuk Rakyat, oleh Rakyat.












