1. Matarakyat24.com.– Nias 14 Januari 2026. // Sebanyak 11 siswa SMA Negeri 1 Gidö, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, dilaporkan belum terdaftar secara resmi di sistem sekolah meski telah mengikuti proses belajar mengajar sejak Juli 2025. Persoalan ini mencuat saat memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Sejumlah orang tua siswa mendatangi SMAN 1 Gidö pada Selasa (13/1/2026) untuk meminta kejelasan status pendidikan anak-anak mereka. Para siswa tersebut merupakan siswa pindahan yang diterima pihak sekolah pada awal tahun ajaran lalu.

Orang tua mengaku telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai permintaan sekolah. Selama sekitar tujuh bulan, para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal tanpa adanya pemberitahuan masalah dari pihak sekolah.

Namun, pada awal Januari 2026, pihak sekolah menyampaikan bahwa data 11 siswa tidak dapat disinkronkan ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Alasannya, terdapat aturan baru terkait batas maksimal jumlah siswa dalam satu rombongan belajar.

Kondisi ini membuat orang tua merasa dirugikan karena anak-anak mereka terancam tidak memiliki status resmi sebagai peserta didik. Selain kerugian materi, orang tua menyebut anak-anak mengalami tekanan psikologis akibat ketidakpastian tersebut.

Pihak sekolah melalui operator SMAN 1 Gidö, Martinus Zebua, menyatakan telah berupaya menginput data siswa, namun terkendala Peraturan Nomor 47 Tahun 2023 yang membatasi jumlah siswa maksimal 36 orang per rombongan belajar.

Meski demikian, pihak sekolah mengaku telah mendata siswa secara manual.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala SMAN 1 Gidö tidak hadir. Aspirasi orang tua diterima oleh operator sekolah, wali kelas, dan guru yang hadir, dan disebut akan disampaikan kepada pimpinan sekolah untuk ditindaklanjuti.

Tokoh masyarakat setempat berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Pendidikan terkait segera turun tangan melakukan evaluasi. Hingga pertemuan berakhir, belum ada solusi konkret terkait status 11 siswa tersebut. ( Tutup J Gulo )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *